Bersabar Mengantar Kepada Kedudukan Yang Tinggi

Musibah dan ujian seringkali pahit dirasakan dan meresahkan pikiran. Namun sungguh luar biasa keberuntungan yang diperoleh orang-orang yang sabar menerima ketentuan-Nya ketika ditimpa musibah dan ujian. Boleh jadi seseorang dalam catatan taqdir termasuk seseorang yang mempunyai kedudukkan yang tinggi dan mulia di sisi Allah subhanahu wata’ala, tetapi ia tidak mungkin bisa mencapai derajat yang mulia dan tinggi tersebut dengan hanya mengandalkan amal ibadah yang ia lakukan, atau ia tidak memiliki amal ibadah khusus yang bisa mengantarkan kepada kedudukan tersebut. Maka Allah subhanahu wata’ala mendatangkan kepada orang tersebut ujian dan cobaan secara terus menerus, sehingga orang tersebut bersabar dan berbaik sangka terhadap-Nya, sampai Allah subhanahu wata’ala memberi balasan kesabaran tersebut dengan memberi kedudukan yang tinggi dan mulia, yang belum tentu bisa diraih dengan amal ibadah.

Tentang hal ini Abu Hurairah radiallahu’anhu mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya seseorang benar-benar memiliki kedudukan di sisi Allah, namun tiada suatu amal apapun yang bisa menghantarkannya ke kedudukan tersebut, maka Allah memberikan cobaan kepadanya secara silih berganti dengan sesuatu yang tidak dia sukai, sehingga Allah mengantarkannya untuk sampai kepada kedudukan tersebut.” (HR. Abu Ya’la, Ibnu Hibban, Al-Hakim dan dia berkata: shahih sanadnya)

Jalan Menuju Surga Terbentang Luas

Surga Allah subhanahu wata’ala hanya bisa diraih dengan sesuatu yang tidak disukai oleh hawa nafsu manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Surga itu dikelilingi dengan hal-hal yang tidak disukai (oleh hawa nafsu) dan sedangkan neraka itu dikelilingi dengan hal-hal yang disukai hawa nafsu.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Kesabaran dan keridhaan seseorang dalam menerima musibah adalah kunci untuk membuka pintu surga, tiada balasan bagi mereka yang bersabar dan ridha menerima taqdir Allah melainkan surga. Berdasarkan penjelasan tersebut, hendaklah seseorang yang sedang diberi ujian senantiasa berada diatas kesabaran, berusaha untuk terus ikhtiar, selalu berprasangka baik, dan tersenyum bahagia karena yakin dengan janji Allah subhanahu wata’ala atas orang-orang yang bersabar.

“Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertaqwalah kepada Rabbmu. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

Terinspirasi dari tulisan: http://alsofwah.or.id/cetakannur.php?id=398

Iklan